Indonesia adalah negeri bahari yang terbentang bak zamrud khatulistiwa, dengan laut yang luasnya dua pertiga wilayah Negara. Laut bukan hanya hamparan air asin, melainkan nadi kehidupan, ruang interaksi budaya, jalur perdagangan, serta sumber daya ekonomi yang tak ternilai. Namun, di balik limpahan potensi itu, terselip tantangan besar: eksploitasi berlebihan, degradasi lingkungan, dan ketimpangan pengelolaan. Di sinilah konsep Blue Economy hadir sebagai jawaban—sebuah gagasan tentang harmoni antara pemanfaatan sumber daya laut dengan prinsip keberlanjutan.
Buku ini disusun dengan struktur yang sistematis. Bab pertama menyingkap konsep dan falsafah ekonomi biru, mengurai prinsip-prinsip dasar, serta relevansinya dalam pembangunan berkelanjutan. Bab kedua menampilkan potret potensi kelautan dan perikanan Indonesia, sekaligus tantangan dan strategi pengelolaan sumber daya laut. Bab ketiga memperluas cakrawala pembaca dengan strategi implementasi, instrumen hukum, kebijakan, investasi, inovasi teknologi, hingga tantangan praktis yang dihadapi dalam penerapannya. Selanjutnya, bab keempat menghadirkan serangkaian studi kasus di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Wakatobi hingga Papua Barat, yang menampilkan praktik ekonomi biru berbasis komunitas, kearifan lokal, hingga pendekatan inklusif. Akhirnya, bab kelima merangkum refleksi, menyimpulkan jejak, serta menawarkan arah strategis menuju Indonesia sebagai negara maritim berkelanjutan dengan cetak biru ekonomi biru yang kokoh.
Penulis : Azwin Apriandi & Novi Winarti
Editor : Muta’allim, S.S., M.Li
Halaman Buku : 78
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp. 46.000