Strategi pengelolaan limbah yang efektif dan partisipatif berperan krusial dalam membentuk perilaku konsumsi hijau di tengah tantangan lingkungan global dan perubahan pola hidup masyarakat modern. Efektivitas strategi tersebut tidak hanya bergantung pada tersedianya infrastruktur pengelolaan sampah dan dukungan kebijakan pemerintah, tetapi juga pada bagaimana faktor psikologis seperti persepsi daur ulang sampah, intensitas perilaku, dan kenyamanan dan sikap masyarakat dalam menjalankan praktik ramah lingkungan mampu dikembangkan secara konsisten. Ketika masyarakat merasa nyaman, terfasilitasi, dan memiliki keyakinan bahwa tindakan kecil mereka, seperti memilah sampah, menggunakan produk daur ulang, atau memilih merek yang berkomitmen pada keberlanjutan, berdampak nyata terhadap lingkungan, maka terbentuklah perilaku konsumsi hijau yang berkelanjutan dan bernilai sosial tinggi.
Selain aspek psikologis, peran komunikasi pemasaran hijau (green marketing communication) juga menjadi kunci penting dalam menghubungkan nilai keberlanjutan dengan nilai yang dimiliki konsumen. Strategi komunikasi yang edukatif, transparan, dan berbasis bukti (evidence-based marketing) dapat meningkatkan kesadaran ekologis sekaligus membangun kepercayaan terhadap perusahaan yang menjalankan praktik bisnis berkelanjutan. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat citra merek dan loyalitas pelanggan, tetapi juga menciptakan ekosistem bisnis yang menumbuhkan tanggung jawab bersama antara produsen dan konsumen terhadap kelestarian lingkungan.
Implikasi teoretis dari karya ini memperkaya literatur tentang perilaku konsumen hijau, pemasaran berkelanjutan, dan ekonomi sirkular, dengan menyoroti pentingnya integrasi antara dimensi psikologis dan manajerial dalam studi keberlanjutan. Sementara itu, implikasi praktisnya mendorong sektor publik, swasta, dan komunitas masyarakat untuk membangun kolaborasi lintas sektor dalam merancang sistem pengelolaan limbah yang inklusif, inovatif, dan berbasis nilai partisipatif. Melalui sinergi ini, diharapkan tercipta budaya konsumsi yang bertanggung jawab serta ekosistem ekonomi sirkular yang mampu menciptakan nilai tambah secara sosial, ekonomi, dan ekologis.
Secara keseluruhan, buku ini memberikan kontribusi signifikan dalam menjembatani kajian antara lingkungan, perilaku konsumen, dan strategi pemasaran keberlanjutan. Dengan mengintegrasikan teori perilaku (Theory of Planned Behavior), prinsip tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility), serta praktik pengelolaan limbah yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, karya ini menegaskan bahwa keberlanjutan bukan sekadar tujuan ekologis, melainkan strategi transformasi sosial dan ekonomi yang mendasari arah pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Melalui pendekatan empiris dan konseptual yang holistik, buku ini menjadi panduan akademik dan praktis dalam memahami bagaimana manajemen limbah dapat berfungsi sebagai katalisator perubahan perilaku, inovasi bisnis hijau, dan penggerak utama masa depan ekonomi berketahanan lingkungan.
Penulis : Dr. Elisabeth Rotua Simamora, S.Sos., M.M., M.I.Kom | Nurul Juwariyah, S.E., M.M. | Citra Rizkiana, S.E., M.M. | Scorina Dwiantari, S.E., M.M.
Halaman Buku : 183
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp. 66.000









