//Strategi Implementasi Model Pembelajaran Adaptif Berbasis Etnografi dalam Pendidikan Tinggi

Strategi Implementasi Model Pembelajaran Adaptif Berbasis Etnografi dalam Pendidikan Tinggi

Buku ini menyajikan sebuah pendekatan inovatif dalam pengembangan pembelajaran di pendidikan tinggi, yakni Model Pembelajaran Adaptif Berbasis Etnografi—sebuah kerangka konseptual dan praktis yang dirancang untuk menjawab tantangan glokalisasi, kompleksitas identitas mahasiswa, serta kebutuhan transformasi pedagogi di era disrupsi digital. Berangkat dari kenyataan bahwa mahasiswa di Indonesia memiliki latar budaya yang beragam dan hidup dalam ruang sosial yang terus berubah, buku ini menegaskan bahwa pembelajaran tidak dapat lagi bersifat seragam, melainkan harus bergerak menuju model yang lebih responsif, kontekstual, dan berpusat pada pengalaman kultural peserta didik. Pada bagian awal, buku ini menggambarkan urgensi dan relevansi pembelajaran adaptif, terutama ketika pendidikan tinggi dituntut untuk membentuk lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki sensitivitas budaya, kemampuan reflektif, dan keterampilan sosial yang kuat. Perubahan lanskap global—mulai dari perkembangan teknologi, mobilitas sosial, hingga krisis identitas—menjadi latar penting yang mendorong perlunya desain pembelajaran yang lebih manusiawi dan sesuai dengan karakteristik mahasiswa masa kini. Dalam konteks ini, etnografi diposisikan bukan hanya sebagai metode penelitian, tetapi sebagai paradigma pedagogis yang mengajak dosen untuk memahami dunia mahasiswa secara lebih mendalam melalui observasi, interaksi bermakna, dan pembacaan konteks. Bab demi bab dalam buku ini memberikan panduan komprehensif tentang bagaimana model adaptif-etnografis diterapkan. Buku ini mengintegrasikan teori Bronfenbrenner tentang Ecological Systems, Self-Determination Theory, serta prinsip Outcome-Based Education sebagai fondasi konseptual yang membentuk struktur model. Melalui gabungan teori tersebut, pembelajaran dipahami sebagai proses yang dipengaruhi oleh berbagai sistem—mulai dari pengalaman personal, lingkungan sosial, budaya lokal, hingga dinamika digital—yang kesemuanya perlu diakomodasi dalam desain pendidikan. Bagian inti buku menguraikan karakteristik model pembelajaran adaptif, mulai dari profil dosen yang ideal (fleksibel, reflektif, dan peka budaya), profil mahasiswa yang diharapkan (autonom, kolaboratif, dan beradab), hingga alur implementasi yang terdiri dari tahap eksplorasi konteks, desain berbasis budaya, fasilitasi humanis, asesmen adaptif, dan refleksi berulang. Buku ini juga menyajikan instrumen praktis seperti template RPS, rubrik asesmen budaya, angket identitas budaya, dan format refleksi yang dapat langsung digunakan oleh para dosen. Yang membuat buku ini berbeda adalah penekanannya pada integrasi nilai tauhid sebagai fondasi etik dan spiritual dalam pembelajaran. Nilai seperti amanah, ikhlas, adil, dan menghargai sesama diangkat sebagai basis penguatan karakter akademik sekaligus moral mahasiswa. Integrasi ini tidak bersifat dogmatis, tetapi hadir dalam bentuk praksis pembelajaran yang menumbuhkan kejujuran intelektual, kesadaran diri, dan tanggung jawab sosial. Keseluruhan isi buku ini tidak hanya menawarkan konsep, tetapi juga memberikan contoh aplikatif berupa implementasi di program studi, strategi menghadapi tantangan institusional, serta rekomendasi untuk pengembangan jangka panjang. Dengan bahasa yang sistematis dan pendekatan yang relevan, buku ini menjadi sumber penting bagi dosen, peneliti, dan pengambil kebijakan pendidikan yang ingin menciptakan pembelajaran yang lebih adaptif, inklusif, dan berakar pada budaya Indonesia.

Penulis : Dra. Maryam Sulaeman, M. Pd. I | Dr. Nur Irsyadiah, M.Pd. I | Cahyono, MT., MM | Dr. Abdullah Aminuddin Aziz, M. Pd. I | Dr. Muhammad Amin, S.Fil.I., M.Fil.I. | Iis Faridah, S. Pd. I., M. Pd

Editor : Dr. Yuli Marlina, S. Ag., S.Pd., M. Pd

Halaman Buku : 109

DOWNLOAD

PRE-ORDER | Rp 52.000