//Ilmu Manajemen Generasi 5.0 : Kebijakan, Platform, Keunggulan dan Jejak Manajemen Gaya China dalam Menavigasi sebagai Kekuatan Superpower Ekonomi Global

Ilmu Manajemen Generasi 5.0 : Kebijakan, Platform, Keunggulan dan Jejak Manajemen Gaya China dalam Menavigasi sebagai Kekuatan Superpower Ekonomi Global

Buku ini menyajikan kerangka konseptual komprehensif tentang Ilmu Manajemen Generasi 5.0 dengan China dijadikan laboratorium empiris untuk memahami transformasi manajerial dalam ekonomi global yang semakin terdigitalisasi dan politis. Struktur argumen disusun secara kronologis-konseptual sehingga setiap bab saling melengkapi dan membentuk narasi koheren mengenai lompatan paradigmatik—dari rekayasa institusional hingga praktik manajerial tingkat makro—yang menjadi ciri khas keunggulan  manajemen ala China.

Bab pembuka menganalisis kebijakan Reformasi dan Keterbukaan yang dipelopori Deng Xiaoping sebagai titik tolak evolusi institusional China. Penjelasan difokuskan pada mekanisme rekayasa kebijakan jangka panjang yang menggabungkan pragmatisme ekonomi, eksperimen bertahap, dan disiplin politik—keseluruhan elemen yang membentuk fondasi model manajemen adaptif namun terkoordinasi secara nasional. Dari sini muncul tesis utama bahwa kebangkitan ekonomi China bukan sekadar hasil kebetulan pada mekanisme pasar, melainkan produk desain institusional yang sistematis.

Bab selanjutnya adalah tentang  komparatif menempatkan tradisi manajemen Amerika dalam perspektif kritis untuk menyoroti keterbatasannya, khususnya kecenderungan jangka pendek, dominasi logika finansial, dan fragmentasi relasi negara–industri. Analisis dalam buku  ini bukan upaya mendiskreditkan kontribusi manajemen Barat yang telah berlangsung puluhan dekade, melainkan menegaskan bahwa model Amerika menghadapi masalah relevansi strategis ketika dihadapkan pada tantangan pembangunan berjangka panjang, sehingga membuka peluang bagi alternatif paradigmatik.

Perhatian kemudian beralih ke dimensi manusia sebagai inti sistem manajemen. Bab ini menelaah bagaimana nilai-nilai peradaban—Konfusianisme, kolektivisme, etos kerja, dan loyalitas institusional—membentuk karakter sumber daya manusia China dan menghasilkan orientasi global yang khas. Argumen sentralnya adalah bahwa keunggulan kompetitif China bersifat hibrid: tidak hanya teknologi, tetapi juga kapasitas manusia yang terintegrasi dengan visi negara.

Pada level makro, buku ini mengkaji megaproyek sebagai instrumen strategis. Infrastruktur, kota pintar, energi, dan teknologi strategis dipandang tidak semata proyek ekonomi, tetapi alat orkestrasi industri, diplomasi ekonomi, dan pembelajaran institusional nasional. Bab ini menonjolkan kemampuan China mengkonversi investasi skala besar menjadi akselerator daya saing yang berkelanjutan.

Hubungan simbiotik antara negara dan sektor swasta menjadi fokus berikutnya. Melampaui dikotomi klasik pasar versus negara, penjelasan menampilkan model ko-evolusi di mana negara merumuskan arah strategis sementara sektor swasta menjadi motor inovasi dan pelaksanaan. Sinergi ini dianggap krusial untuk konsistensi kebijakan jangka panjang dan stabilitas pembangunan ekonomi.

Transformasi sektor manufaktur mendapat perhatian khusus sebagai studi implementasi strategi teknologi tinggi. Pembahasan menyoroti proses transisi dari basis manufaktur biaya rendah menuju pusat industri berteknologi tinggi melalui integrasi kecerdasan buatan, otomasi, dan digitalisasi rantai nilai—dengan manajemen strategi industri sebagai tulang punggung perubahan struktural tersebut.

Buku ini menutup dengan pengenalan “The China Playbook”, sebuah kerangka strategi praktik Manajemen Generasi 5.0  yang  dinamis dan melampaui linearitas perencanaan konvensional,.  Pemaparan praktik Manajemen Generasi 5.0 juga diekspos melalui transformasional dalam penguasaan lima sektor kunci global. Keseluruhan karya Manajemen Generasi 5.0,  Kebijakan, Platform, dan Keunggulan: Jejak Manajemen Gaya China dalam Menavigasi Pancapain Superpower Ekonomi Global menawarkan peta jalan strategis, tidak sekadar untuk memahami keberhasilan China, tetapi juga untuk mengadaptasi dan menerapkan prinsip-prinsip Manajemen Generasi 5.0 secara kontekstual, pragmatis, dan berkelanjutan dalam berbagai setting kebjikan negara berkembang dan tentu saja pada ranah korporasi.

Penulis :  Prof. Dr. Bambang D. Suseno, M.M

Editor:  Leistar Adiguna, S.Sn & Solida Firjatullah, M.Pd

Halaman buku: 616

DOWNLOAD

PRE-ORDER | Rp 156.000