Buku ini mengkaji ergonomi dan faal kerja sebagai arena pertemuan antara tubuh pekerja, tuntutan produksi, dan relasi kuasa dalam organisasi kerja. Melalui perspektif antropologi kesehatan, tubuh pekerja dipahami bukan sekadar sistem biologis, tetapi sebagai medan tempat kelelahan, nyeri, dan risiko kerja dinegosiasikan, dinormalisasi, dan sering kali diabaikan.
Faal kerja, kelelahan, postur, dan gangguan muskuloskeletal dianalisis sebagai dampak dari sistem kerja yang menuntut produktivitas tinggi dengan biaya tubuh pekerja. Buku ini mengkritik pendekatan ergonomi teknokratis yang mengabaikan pengalaman subjektif pekerja, serta menawarkan integrasi metode kuantitatif dan kualitatif untuk membaca risiko kerja secara lebih adil dan manusiawi.
Dengan menampilkan studi kasus sektor formal dan informal di Indonesia, buku ini memperlihatkan bagaimana ergonomi kerap diposisikan sebagai aturan formal yang dinegosiasikan, dilanggar, atau disesuaikan demi target produksi. Buku ini menegaskan bahwa ergonomi bukan sekadar alat efisiensi, melainkan instrumen etis untuk melindungi tubuh, mengurangi eksploitasi, dan memperjuangkan keadilan kesehatan kerja.
Penulis : Dr. Muh. Arsyad Rahman, SKM, M.Kes & A. Wahyuni, SKM, M.Kes
Halaman buku: 251
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 80.000









