//Wacana Pilkada Via DPRDAntara Efesiensi & Konstitusi

Wacana Pilkada Via DPRDAntara Efesiensi & Konstitusi

Buku ini membahas secara komprehensif dinamika pemilihan kepala daerah (pilkada) di Indonesia, khususnya polemik wacana pengembalian mekanisme pemilihan kepala daerah kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Pembahasan diawali dengan latar belakang sistem pilkada di Indonesia, termasuk peran DPRD, partai politik, serta munculnya praktik politik uang dalam proses politik lokal.

Selanjutnya, buku ini mengulas sejarah dan konteks munculnya wacana pemilihan kepala daerah oleh DPRD, termasuk argumentasi yang mendukung maupun menolak mekanisme tersebut. Perjalanan panjang pilkada di Indonesia dipaparkan untuk menunjukkan bagaimana sistem demokrasi lokal berkembang dari waktu ke waktu, sekaligus memperlihatkan tantangan yang menyertainya.

Isu politik uang (money politics) menjadi salah satu fokus utama, dengan analisis mengenai dampaknya terhadap kualitas demokrasi, integritas pemimpin daerah, serta tata kelola pemerintahan. Buku ini menyoroti bagaimana praktik politik uang dapat terjadi baik dalam pilkada langsung maupun melalui mekanisme DPRD, serta konsekuensi jangka panjangnya bagi masyarakat dan sistem politik.

Pada bagian akhir, pembahasan diarahkan pada pertimbangan efisiensi, konstitusionalitas, serta kepentingan rakyat dalam menentukan model pilkada yang ideal. Buku ini tidak hanya memaparkan pro dan kontra, tetapi juga mengajak pembaca untuk memahami implikasi politik, hukum, dan demokrasi dari setiap pilihan sistem pemilihan kepala daerah.

Secara keseluruhan, karya ini menjadi refleksi kritis atas masa depan demokrasi lokal di Indonesia, dengan menempatkan transparansi, akuntabilitas, dan kedaulatan rakyat sebagai isu sentral dalam perdebatan mengenai mekanisme pemilihan kepala daerah.

Penulis :  A.Junaedi Karso

Halaman buku: 311

DOWNLOAD

PRE-ORDER | Rp 92.000