Bagaimana cara menghadirkan Islam yang ramah, moderat, dan membumi di ruang-ruang kelas? Bagaimana ajaran Islam tidak hanya diajarkan sebagai teks, tetapi benar-benar hidup dalam keseharian peserta didik? Buku Islam Nusantara dalam Praktik Pembelajaran: Integrasi Nilai Lokal Gorontalo menjawab pertanyaan-pertanyaan penting tersebut dengan pendekatan yang segar, kontekstual, dan relevan.
Berangkat dari gagasan bahwa Islam di Nusantara tumbuh melalui dialog damai antara wahyu dan budaya. Buku ini menegaskan bahwa Islam bukanlah kekuatan yang meniadakan tradisi, melainkan membimbing dan memberi arah bagi budaya agar selaras dengan nilai-nilai tauhid, akhlak, dan kemaslahatan. Konsep Islam Nusantara dipahami sebagai cara berislam yang moderat (tawasuth), toleran (tasamuh), seimbang (tawazun), dan adil (‘adl/i’tidal), nilai-nilai yang sangat relevan dalam pendidikan masa kini.
Secara sistematis, buku ini menguraikan 12 tema, antara lain: (1) Konsep dan landasan historis Islam Nusantara, yang berkembang secara damai melalui perdagangan, pendidikan, dan pendekatan budaya (2) Nilai-nilai lokal Gorontalo seperti Dulohupa (musyawarah), motihulungo (kebersamaan), serta adab terhadap orang tua dan guru—yang sejatinya merupakan pengejawantahan ajaran Islam dalam bentuk budaya (3) Praktek integrasi nilai lokal dan Islam Nusantara dalam pembelajaran PAI, mulai dari pengembangan materi, metode kontekstual (CTL), praktik kelas, hingga evaluasi pembelajaran, (4) Pengembangan Kurikulum Berbasis Islam Nusantara dan Budaya Lokal, (5) Model Ideal Pembelajaran PAI Berbasis Islam Nusantara dan Nilai Lokal Gorontalo dan (6) Dampak integrasi nilai, seperti pembelajaran yang lebih bermakna, penguatan identitas keislaman dan kedaerahan, serta terbentuknya karakter moderat dan toleran, serta (7) Tantangan dan solusi, termasuk minimnya bahan ajar kontekstual dan pentingnya peran guru, keluarga, serta pengembangan kurikulum berbasis nilai lokal
Yang membuat buku ini istimewa bukan hanya kekuatan konseptualnya, tetapi juga pendekatan praktisnya. Penulis tidak berhenti pada teori, melainkan menghadirkan model integratif yang dapat langsung diterapkan di sekolah. Pembelajaran agama tidak lagi terasa abstrak dan jauh dari realitas, tetapi hadir sebagai nilai hidup yang telah berakar dalam budaya peserta didik.
Buku ini sangat relevan bagi guru PAI, mahasiswa pendidikan, peneliti, pengembang kurikulum, hingga siapa pun yang peduli terhadap wajah Islam Indonesia yang damai dan berkarakter. Di tengah tantangan polarisasi dan ekstremisme, karya ini menjadi tawaran konstruktif: membangun generasi yang religius tanpa tercerabut dari akar budayanya.
Islam Nusantara dalam Praktik Pembelajaran bukan sekadar buku pendidikan—ia adalah ikhtiar intelektual untuk merawat harmoni antara iman dan identitas, antara agama dan budaya, antara teks dan konteks. Sebuah bacaan penting bagi masa depan pendidikan Islam yang moderat, humanis, dan membumi.
Penulis: Alfian Zakaria, S.Pd. | Zulkarnain Dama, S.Pd. | Dr. Ibnu Rawandhy N. Hula. M.A. | Dr. Lamsike Pateda, M.Pd.
Editor: Suleman D. Kadir, M.Pd.
Halaman buku: 221
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 74.000









