Buku referensi yang berada di tangan pembaca ini menyajikan sebuah sintesis komprehensif mengenai pergeseran paradigma dalam riset kanker kolorektal (CRC). Selama beberapa dekade, fokus penelitian didominasi oleh faktor genetik inang dan pengaruh lingkungan. Kini, sebuah ekosistem kompleks yang sering terabaikan, mikrobiota usus, telah teridentifikasi sebagai regulator kunci dalam kesehatan dan penyakit kolon. Gagasan bahwa ketidakseimbangan komunitas mikroba, atau dysbiosis, dapat memicu dan mengakselerasi karsinogenesis telah mengubah secara fundamental cara kita memandang etiologi dan pencegahan CRC.
Tujuan utama dari buku ini adalah untuk menyediakan kerangka kerja konseptual dan analitis yang kokoh bagi para pembaca untuk memahami peran dysbiosis mikrobiota melalui parameter kuantitatif, yaitu alpha diversity. Pembahasan dimulai dari landasan epidemiologi CRC sebagai masalah kesehatan masyarakat global, bergerak menuju biologi dasar ekosistem mikroba usus, hingga mekanisme molekuler yang menghubungkan inflamasi, dysbiosis, dan transformasi maligna pada sel epitel kolon. Buku ini secara khusus mengupas berbagai metrik alpha diversity, seperti indeks Chao1, Shannon, Simpson, dan Phylogenetic Diversity, sebagai alat untuk mengukur dan menginterpretasikan perubahan struktur komunitas mikroba dalam konteks CRC.
Lebih dari sekadar kompilasi teori, buku ini diperkaya dengan analisis studi kasus yang relevan, terutama yang memanfaatkan model hewan coba dan teknologi Next Generation Sequencing (NGS). Pembaca akan diajak untuk memahami alur kerja penelitian modern, mulai dari induksi kanker pada hewan model, analisis data bioinformatika, hingga interpretasi statistik yang valid. Selain itu, potensi modulasi mikrobiota melalui intervensi probiotik, seperti penggunaan Lactococcus lactis, dieksplorasi sebagai strategi terapeutik yang menjanjikan.
Penulis : dr. Muhammad Iqbal, Sp.B
Halaman buku : 295
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 90.000









