Buku ini hadir sebagai refleksi mendalam dan penghargaan terhadap profesi guru , yang sering kali dianggap sebagai pekerjaan biasa, padahal menyimpan makna luhur yang tidak ternilai. Dengan pendekatan yang humanis, emosional, dan filosofis, buku ini mengajak pembaca — baik guru, calon guru, orang tua, maupun masyarakat umum — untuk melihat bahwa mendidik bukan hanya sekadar tugas atau pekerjaan, tapi sebuah panggilan jiwa yang penuh tanggung jawab moral dan spiritual .
Melalui tujuh bab yang saling terkait, buku ini membahas:
- Kenapa menjadi guru harus datang dari hati, bukan hanya karena faktor eksternal
- Bagaimana guru memiliki peran besar dalam menyentuh jiwa, membangun karakter, dan membentuk masa depan siswanya
- Tantangan nyata yang dihadapi guru di lapangan, mulai dari beban administratif hingga minimnya apresiasi
- Cara guru tetap relevan di era digital tanpa kehilangan sentuhan manusia
- Perlunya sistem pendidikan calon guru yang lebih bermakna, yang tidak hanya fokus pada kemampuan teknis, tapi juga nilai-nilai luhur dan panggilan jiwa
Buku ini juga dilengkapi dengan kisah nyata guru inspiratif, studi kasus sekolah yang sukses menciptakan budaya kekeluargaan, serta panduan refleksi diri bagi para pendidik. Dengan gaya bahasa yang hangat, penuh empati, dan penuh makna, buku ini ingin mengembalikan semangat mengajar yang tulus dan percaya bahwa setiap guru bisa membuat perbedaan nyata dalam hidup seseorang .
“Menjadi guru bukanlah soal gaji, jabatan, atau waktu kerja. Tapi soal seberapa dalam kita bersedia menyentuh hati, memberi makna, dan percaya bahwa setiap murid punya masa depan yang layak digapai.”
Penulis: Dr. Mutoharoh, S.Pd.I.,S.Pd.,M.Pd
Halaman buku: 144
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 58.000









