Buku ini diberi judul “ The Calm Teacher : Mengajar tanpa Luka dan Menenangkan Jiwa”, judul yang sarat dengan makna, dan perjuangan yang tentunya berat. Bagi seorang guru membuat murid bahagia itu tidak semudah membalikkan telapak tangan, karena sang pengajar atau pendidiknya pun idealnya harus membahagiakan dan menenangkan dirinya sendiri, agar bisa membahagiakan muridnya. Meski pada kenyataannya banyak pula para guru yang berpura-pura dirinya bahagia, terlihat tegar, seolah-olah tidak ada masalah diri, agar muridnya bahagia, riang dan gembira, padahal, sejatinya di dalam hatinya berkecamuk rasa perih dan pedih dengan keadaan yang sedang dialami. Kondisi miris yang selayaknya para guru mendapatkan apresiasi yang besar, atas kiprah dan kinerjanya. Sayangnya, justru tidak banyak pihak-pihak yang mau memandang dua belah mata perjuangan guru, dan yang ada malah sebaliknya, banyaknya kaum muda yang enggan menjadi guru, dan tidak tertarik untuk menjadi guru. terutama kaum muda di masa kini. Hal ini karena adanya anggapan bahwa menjadi guru sangat problematis,
Nah, buku ini menjadi sangat menarik untuk dibaca, karena mengisahkan tentang dinamika dan problematika ketika menjadi guru, manipulasi keadaan selama mengajar, usaha kerasnya agar menjadi guru yang tegar, mampu mengobati luka batin dan sekaligus mampu menginspirasi, yang kesemua itu disentuh dengan pendekatan Psikologi sehingga lebih terasa penjiwaan dan pemaknaannya. Sehingga buku ini sangat layak untuk dikonsumsi oleh para guru dan calon guru untuk menambah wawasan, dan keilmuan tentang dunia mengajar, dan mampu mengolah pikir, hati dan rasa diri.
Penulis : Prof. Dr. Azam Syukur Rahmatullah, S.H.I., M.S.I., M.A., M.Psi
Halaman buku: 101
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 50.000









