Di tengah perubahan besar dalam sistem pangan global, akses pasar tidak lagi ditentukan semata oleh volume dan harga—melainkan oleh keberlanjutan, transparansi, dan ketertelusuran (traceability). Regulasi seperti EUDR dan tuntutan ESG telah mengubah aturan main perdagangan komoditas pertanian dunia.
Di Indonesia, tantangan ini menjadi semakin kompleks karena sebagian besar produksi berasal dari petani kecil (smallholders) yang menghadapi keterbatasan dalam akses teknologi, pembiayaan, dan pasar. Di sinilah kemitraan agribisnis menjadi kunci.
Buku ini mengupas secara komprehensif bagaimana kemitraan dapat menjadi instrumen transformasi sistemik—menghubungkan petani dengan pasar global, sekaligus menjawab tantangan keberlanjutan dan kepatuhan terhadap regulasi. Mulai dari konsep ESG, traceability, dan sertifikasi, hingga implementasi sistem di lapangan dan studi kasus lintas komoditas, buku ini menawarkan pendekatan yang terintegrasi dan berbasis praktik.
Lebih dari sekadar teori, buku ini menghadirkan framework strategis, model kemitraan, dan roadmap nasional yang dapat digunakan oleh pemerintah, pelaku usaha, dan organisasi pendukung dalam merancang sistem agribisnis yang berkelanjutan
Penulis : Rahmad Syakib Arsyalan & Rahmad Iqbal Nurkhalish
Editor : Irsyadi Siradjuddin
Halaman buku : 270
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 84.000









