Tanaman krokot (Portulaca oleracea L.) selama ini sering dipandang sebagai gulma, padahal berbagai kajian menunjukkan potensinya sebagai sumber bahan farmasetik, nutraseutikal, dan terapeutik. Buku ini membahas krokot dalam perspektif ilmu farmasi dengan menghubungkan pengetahuan tradisional dan bukti ilmiah modern agar pemanfaatannya lebih rasional, aman, dan berbasis evidensi. Uraian mencakup sejarah penggunaan, farmakognosi, standardisasi simplisia, fitokimia, aktivitas farmakologi, toksikologi, keamanan, uji klinis, etnofarmakologi, posologi, serta peluang pengembangannya sebagai fitofarmaka, nutraseutikal, dan pangan fungsional. Kandungan bioaktif seperti asam lemak omega-3, flavonoid, alkaloid oleracein, polisakarida, vitamin, dan pigmen antioksidan menjadi dasar berbagai aktivitas biologisnya, termasuk antiinflamasi, antioksidan, antidiabetik, kardioprotektif, imunomodulator, antimikroba, hepatoprotektif, neuroprotektif, dan antitumor. Dengan demikian, krokot tidak hanya diposisikan sebagai tanaman liar, tetapi sebagai sumber daya hayati bernilai strategis bagi pengembangan produk kesehatan berbasis bahan alam. Buku ini ditujukan bagi akademisi, peneliti, tenaga kesehatan, mahasiswa, serta pemerhati tanaman obat sebagai referensi ilmiah dalam riset, inovasi herbal, dan pemanfaatan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan.
Penulis : apt. Aditya Sindu Sakti., S.Farm., M.Si. & apt. Muhammad Subhan A. Sibadu, S.Farm., M.Si.
Editor : apt. Aditya Sindu Sakti., S.Farm., M.Si
Halaman buku : 83
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 46.000








