//Netralitas Penafsiran Abdurrahman Bin Nasir As-Sa’di Dalam Metodologi Tafsirnya

Netralitas Penafsiran Abdurrahman Bin Nasir As-Sa’di Dalam Metodologi Tafsirnya

Buku “Netralitas Penafsiran Abdurrahman bin Nasir Abdurrahman as-Sa’di dalam Metodologi Tafsirnya” membahas secara mendalam bagaimana konsep netralitas diterapkan dalam penafsiran al-Qur’an melalui kajian terhadap metodologi tafsir yang digunakan oleh Abdurrahman bin Nasir Abdurrahman as-Sa’di, salah satu mufassir terkemuka abad modern. Melalui karya monumentalnya Taisir al-Karim ar-Rahman fi Tafsir Kalam al-Mannan, Abdurrahman as-Sa’di dikenal sebagai mufassir yang menghadirkan penafsiran sederhana, sistematis, mudah dipahami, dan dekat dengan pendekatan al-Qur’an dan Sunnah. Buku ini berangkat dari pertanyaan mendasar mengenai kemungkinan adanya netralitas dalam penafsiran al-Qur’an. Apakah seorang mufassir mampu menafsirkan ayat tanpa dipengaruhi latar belakang mazhab, ideologi, lingkungan sosial, dan kecenderungan intelektualnya? Pertanyaan tersebut menjadi fokus utama dalam mengkaji corak, metode, sumber penafsiran, serta pendekatan epistemologis yang digunakan Abdurrahman as-Sa’di dalam memahami ayat-ayat al-Qur’an. Dengan pendekatan akademik dan analisis kritis, buku ini mengulas biografi intelektual Abdurrahman as-Sa’di, karakteristik tafsirnya, prinsip-prinsip metodologinya, serta bentuk-bentuk netralitas maupun kecenderungan subjektivitas yang muncul dalam penafsiran-nya. Pembahasan juga diarahkan pada relasi antara objektivitas ilmiah dan pengaruh tradisi salafi dalam konstruksi pemikiran tafsir Abdurrahman as-Sa’di. Selain menelaah aspek metodologis, buku ini juga memperlihatkan bagaimana tafsir tidak pernah sepenuhnya bebas nilai. Penafsiran Al-Qur’an selalu berada dalam ruang dialog antara teks, penafsir, dan konteks sosial-historis yang melingkupinya. Oleh karena itu, netralitas dalam tafsir dipahami bukan sebagai kebebasan mutlak dari pengaruh apa pun, melainkan sebagai upaya menjaga integritas ilmiah, konsistensi metodologis, dan kejujuran intelektual dalam memahami pesan al-Qur’an.Buku ini diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi mahasiswa, akademisi, peneliti, serta pembaca yang memiliki perhatian terhadap studi ilmu tafsir, metodologi penafsiran, dan epistemologi Islam kontemporer. Dengan bahasa yang sistematis dan argumentatif, buku ini mengajak pembaca untuk memahami tafsir al-Qur’an secara lebih kritis, mendalam, dan proporsional dalam menghadapi dinamika pemikiran Islam modern.

Penulis :  Dr.Hamnah,S.Ag.M.TH.I

Halaman buku: 166

DOWNLOAD

PRE-ORDER | Rp 64.000