Buku monograf ini menyajikan sebuah argumen komprehensif untuk terapi regeneratif sebagai paradigma baru dalam penanganan fistula vesikovaginalis (FVV) yang kompleks. Dimulai dengan mengidentifikasi keterbatasan teknik bedah konvensional yang seringkali dihadapkan pada tingkat rekurensi yang tinggi, buku ini membangun dasar pemikiran untuk pendekatan biologis yang bertujuan meregenerasi jaringan, bukan sekadar menambalnya. Inti dari argumen ini adalah penggunaan terapi kombinasi sinergis yang terdiri dari membran amnion kering beku (FDAM) sebagai scaffold bioaktif dan sel punca amnion manusia (hAMSCs) sebagai komponen seluler hidup.
Melalui tinjauan literatur yang mendalam, buku ini menguraikan bagaimana FDAM menyediakan dukungan struktural dan sinyal anti-inflamasi, sementara hAMSCs secara aktif mengorkestrasi proses perbaikan melalui mekanisme parakrin. Puncak dari monograf ini adalah penyajian data eksperimental orisinal dari model FVV pada kelinci. Hasil penelitian secara meyakinkan menunjukkan bahwa terapi kombinasi FDAM+hAMSCs secara signifikan meningkatkan ekspresi Transforming Growth Factor-beta (TGF-β) dan Kolagen Tipe III-dua penanda kunci dari fase proliferatif penyembuhan-jauh melampaui kelompok kontrol maupun kelompok yang hanya menggunakan FDAM.
Buku ini menyimpulkan bahwa dengan memanipulasi jalur penyembuhan molekuler secara positif, terapi kombinasi ini menawarkan potensi besar untuk mengatasi kasus-kasus FVV yang paling menantang. Meskipun jalan menuju aplikasi klinis masih panjang dan penuh dengan tantangan regulasi, buku ini menegaskan bahwa terapi regeneratif merupakan arah masa depan yang paling menjanjikan untuk memulihkan fungsi dan kualitas hidup pasien.
Penulis: dr. Jojor Sihotang, Sp. OG, M. Ked. Klin & Dr. dr. Edy Fakhrizal, Sp.OG, Subsp. Urogin-RE
Halaman buku: 246
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 80.000








