//Identifikasi Gen Plasmodium Lactate Dehydrogenase (pLDH) pada Plasmodium vivax

Identifikasi Gen Plasmodium Lactate Dehydrogenase (pLDH) pada Plasmodium vivax

Monograf ini menyajikan argumen definitif bahwa eliminasi malaria, khususnya yang disebabkan oleh Plasmodium vivax, secara fundamental menuntut adanya pergeseran paradigma diagnostik. Berdasarkan studi kasus di Papua Barat, Indonesia, buku ini secara empiris menunjukkan adanya “kesenjangan diagnostik” yang signifikan antara metode konvensional (mikroskopi dan Tes Diagnostik Cepat/RDT) dengan beban penyakit yang sebenarnya. Metode konvensional terbukti tidak memadai, seringkali gagal mendeteksi infeksi P. vivax berdensitas rendah (submikroskopis) dan infeksi campuran, yang berfungsi sebagai reservoir penularan tersembunyi.

Dengan memvalidasi Polymerase Chain Reaction (PCR) yang menargetkan gen Plasmodium Lactate Dehydrogenase (pLDH) sebagai standar referensi, penelitian ini mengkuantifikasi keterbatasan sensitivitas metode standar dan menegaskan peran krusial diagnostik molekuler dalam konfirmasi spesies yang akurat-sebuah prasyarat untuk terapi radikal anti-relaps.

Buku ini berargumen bahwa ketergantungan pada diagnostik konvensional saja menghambat kemajuan menuju eliminasi. Oleh karena itu, monograf ini memproyeksikan arah baru yang strategis: integrasi diagnostik molekuler ke dalam algoritma nasional, penguatan surveilans untuk mendeteksi reservoir tersembunyi, dan reprioritas kebijakan yang berfokus pada tantangan unik malaria vivax. Ini adalah peta jalan berbasis bukti untuk mentransformasi praktik klinis dan kebijakan kesehatan demi masa depan bebas malaria.

Penulis:  Desi Aryani, S.Tr.Kes., SE., MA

Halaman buku: 180

DOWNLOAD

PRE-ORDER | Rp 66.000