Buku ini hadir sebagai referensi komprehensif yang menjembatani dunia nanoteknologi dengan kimia analitik modern, khususnya dalam konteks analisis spektrofotometri. Bab pembuka mengulas perkembangan kimia analitik modern: dari metode gravimetri dan titrimetri klasik, lahirnya era spektrofotometri UV-Vis, hingga babak baru yang ditandai oleh miniaturisasi, otomasi, dan integrasi nanoteknologi. Pembaca diajak memahami mengapa nanopartikel perak (AgNPs) dengan fenomena Surface Plasmon Resonance (SPR) yang sangat khas menjadi kandidat unggul bagi pengembangan metode analisis generasi baru.
Bab kedua membangun fondasi teknis yang kuat: prinsip interaksi cahaya dengan materi, Hukum Lambert-Beer beserta penerapan dan batas validitasnya, instrumentasi spektrofotometer (dari single beam hingga photodiode array), serta keterbatasan nyata metode kolorimetri konvensional mulai dari sensitivitas terbatas, selektivitas yang tidak optimal, hingga ketidakmampuan analisis di lapangan.
Bab ketiga dan keempat membahas mekanisme interaksi AgNPs dengan analit secara mendalam: agregasi yang diinduksi analit, oxidative etching, transfer elektron, serta peran ligan dan aptamer dalam mengatur selektivitas. Dilengkapi dengan berbagai aplikasi deteksi ion logam berat (Hg²⁺, Pb²⁺, Cd²⁺, Cu²⁺, Fe³⁺), anion anorganik, pestisida, pewarna sintetis, antibiotik, biomolekul klinis, hingga patogen dan toksin mikroba.
Bab kelima memperluas pembahasan ke nanokomposit material hibrida yang memadukan AgNPs dengan grafen oksida (GO), nanopartikel magnetik Fe₃O₄, atau zeolit—untuk menghasilkan performa analitik yang lebih unggul: sensitivitas lebih tinggi, selektivitas lebih baik, dan kemampuan prakonsentrasi magnetik. Aplikasinya mencakup analisis pangan, pemantauan kualitas lingkungan, deteksi biomarker penyakit, dan pemantauan obat dalam cairan biologis.
Bab keenam membahas strategi optimasi dan validasi metode secara sistematis, mulai dari pendekatan one-factor-at-a-time (OFAT), Design of Experiments (DoE), hingga Response Surface Methodology (RSM). Validasi metode dijabarkan sesuai panduan AOAC, ICH, dan ISO, meliputi linearitas, LOD/LOQ, akurasi, presisi, studi interferensi, robustness, dan ketidakpastian pengukuran.
Bab penutup menyajikan evaluasi komparatif yang objektif antara metode konvensional, berbasis AgNPs, dan berbasis nanokomposit—mencakup dimensi performa analitik, biaya, waktu, kemudahan penerapan, serta kelebihan dan keterbatasan masing-masing pendekatan.
Buku ini tidak sekadar memuji keunggulan nanomaterial, melainkan juga mengakui keterbatasannya secara jujur: stabilitas suspensi AgNPs yang terbatas, reprodusibilitas antar batch, potensi interferensi matriks kompleks, belum adanya standarisasi internasional, serta pertimbangan toksikologi. Perspektif berimbang inilah yang menjadikannya rujukan ilmiah yang dapat diandalkan, bukan sekadar promosi teknologi baru. Secara keseluruhan, buku ini memosisikan AgNPs dan nanokomposit berbasis AgNPs sebagai ujung tombak transformasi spektrofotometri—dari laboratorium konvensional menuju analisis yang lebih sensitif, selektif, cepat, murah, dan bahkan dapat dilakukan di lapangan (point-of-care).
Penulis : Nindita Clourisa Amaris Susanto, S.Si., M.Sc. | Rizky Brisha Nuary, S.T.P., M.Sc. | Esa Nur Shohih, S,T., M.T.
Halaman buku : 161
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 62.000








