Makanan dalam Islam bukan sekadar pemenuhan kebutuhan biologis, tetapi juga bagian dari ibadah yang mencerminkan hubungan manusia dengan Allah, sesama, dan lingkungan. Oleh karena itu, penilaian terhadap pangan tidak hanya didasarkan pada kandungan gizi, tetapi juga harus mempertimbangkan prinsip syariat, keamanan, etika, keberlanjutan, dan tanggung jawab sosial.
Buku Indeks Penilaian Makanan Islami (IPMI) menawarkan pendekatan komprehensif dalam menilai kualitas pangan dengan mengintegrasikan ilmu gizi modern dan worldview Islam. IPMI dikembangkan sebagai instrumen ilmiah yang mencakup sembilan dimensi utama, yaitu halal, thayyib, keamanan pangan, mutu pangan, gizi pangan, pelabelan pangan, sosial dan keadilan, ekologi dan lingkungan, serta adab makan. Melalui kerangka ini, pangan dinilai tidak hanya dari aspek kesehatan, tetapi juga dari nilai-nilai spiritual, etika, dan kemaslahatan.
Disusun oleh para pakar gizi dan filsafat Islam, buku ini menghadirkan perspektif multidisiplin yang menghubungkan sains pangan dengan nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah. Buku ini diharapkan menjadi referensi bagi akademisi, peneliti, mahasiswa, pelaku industri pangan, serta masyarakat dalam memahami dan menerapkan konsep pangan Islami secara utuh.
Penulis: Amilia Yuni Damayanti, S.Gz., M.Gizi | Dr. Maulida ‘Izzatul Amin, M.Ag. | Dr. Syamsuddin Arif, M.A. | Fathimah, S.Gz., M.K.M.
Halaman buku: 125
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 56.000









