Cerpen ini mengisahkan Lia, seorang gadis berusia dua belas tahun yang hidup dalam kesunyian batin setelah kehilangan ayah kandungnya. Perubahan dalam keluarganya, termasuk kehadiran ayah tiri dan perpisahan tempat tinggal, membuat Lia harus tinggal bersama neneknya di Cilacap. Di balik kehidupan yang tampak biasa, Lia menyimpan luka mendalam akibat pengalaman yang tidak mampu ia ungkapkan, terutama saat berkunjung ke rumah ayah tirinya.
Kesepian dan beban emosional yang dipendam perlahan memengaruhi perilaku Lia di sekolah. Ia mulai mencari perhatian dengan cara yang keliru, hingga akhirnya menimbulkan kekhawatiran guru dan pihak sekolah. Saat masalahnya terungkap, nenek Lia merasa terpukul, sementara ibunya dihadapkan pada dilema berat antara melindungi anaknya atau mempertahankan ketergantungan ekonomi pada suaminya.
Meski kebenaran tidak sepenuhnya terungkap, momen itu menjadi titik awal bagi Lia untuk tidak lagi memendam semuanya sendirian. Dukungan diam-diam dari sang nenek memberi sedikit kekuatan bagi Lia untuk bertahan. Cerita ini menggambarkan luka batin seorang anak yang terabaikan, sekaligus menghadirkan secercah harapan bahwa sekecil apa pun suara kebenaran, tetap memiliki arti dan layak untuk didengar.
Penulis : Dinaryanti
Editor: Dra. Dinaryanti,M.Pd.
Halaman buku: 167
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 64.000









