Buku referensi ilmiah “Tumbuhan Obat sebagai Agen Antiinflamasi: Kajian Farmakologi Molekuler, Mekanisme Inhibisi Enzim Siklooksigenase-2 (COX-2), dan Translasi Klinis” hadir sebagai jawaban komprehensif atas tantangan global dalam penatalaksanaan penyakit inflamasi kronis. Selama dekade terakhir, ketergantungan medis global pada Obat Antiinflamasi Non-Steroid (NSAID) sintetik terus dibayangi oleh tingginya risiko toksisitas gastrointestinal dan kardiovaskular yang fatal. Buku ini menawarkan pergeseran paradigma terapeutik dengan mengeksplorasi potensi raksasa metabolit sekunder tumbuhan sebagai inhibitor COX-2 yang selektif, aman, dan bekerja melalui mekanisme multi-target.
Disusun dengan pendekatan multidisiplin, karya ini membedah secara tajam dan komprehensif perjalanan penemuan obat bahan alam dari tingkat atomik hingga aplikasi klinis. Pembaca akan dipandu melintasi diskursus mendalam mengenai patofisiologi inflamasi, hubungan struktur-aktivitas (SAR) golongan fitokimia, hingga validasi efikasi melalui metodologi in vitro dan in vivo. Penulis secara kritis mengupas tantangan standardisasi ekstrak, interaksi obat-herbal, serta inovasi formulasi nanoteknologi. Lebih jauh, buku ini menyoroti tren masa depan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan pemodelan in silico untuk mempercepat penemuan fitofarmaka baru.
Karya ini tidak hanya menyintesis literatur terkini, tetapi juga mengintegrasikan rekam jejak riset kepakaran penulis, menjadikannya referensi definitif bagi akademisi, peneliti, mahasiswa farmasi, dan praktisi kesehatan. Melalui buku ini, pembaca diajak untuk melihat secara langsung bagaimana megabiodiversitas Indonesia dapat ditransformasikan menjadi produk fitofarmaka unggulan, guna mewujudkan kemandirian bahan baku obat nasional, sekaligus memberikan solusi terapi inflamasi yang jauh lebih aman dan efektif bagi peningkatan kualitas hidup seluruh lapisan masyarakat di masa depan.
Penulis : Dr. apt. Ifora, M.Farm
Halaman buku: 418
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 114.000









