Di tengah arus desentralisasi dan masifnya intervensi pembangunan, program pemberdayaan masyarakat sering kali terjebak pada rutinitas administratif yang miskin dampak. Triliunan rupiah anggaran negara dan dana filantropi digulirkan setiap tahunnya, namun tanpa instrumen pengawasan dan penilaian yang presisi, inisiatif tersebut berisiko menjadi sekadar proyek karitatif yang gagal memutus rantai kemiskinan struktural. Kegagalan program sering kali bukan disebabkan oleh kelangkaan dana, melainkan oleh defisit empati, inakurasi penargetan, dan kelambanan institusi untuk belajar dari kesalahan.
Buku Dasar-Dasar Monitoring dan Evaluasi Program Pemberdayaan Masyarakat: Konsep, Metode, dan Praktik hadir sebagai referensi definitif yang menjembatani kesenjangan antara idealisme teoretis dan realitas operasional di lapangan. Ditulis dengan ketajaman analitis, buku ini membedah anatomi evaluasi secara komprehensif mulai dari fondasi filosofis, kerangka kerja logis (Theory of Change dan Logic Model), perumusan hierarki indikator, hingga teknik pengumpulan dan analisis data yang rigor.
Lebih dari sekadar panduan teknis, karya ini menawarkan dekonstruksi paradigma melalui pendekatan Participatory Monitoring and Evaluation (PM&E) yang emansipatoris. Pembaca diajak untuk menyelami dinamika tata kelola pemerintahan, akuntabilitas publik, dan pemanfaatan hasil evaluasi untuk pengambilan keputusan berbasis bukti (evidence-based policy). Melalui bedah studi kasus yang kaya seperti Program Keluarga Harapan (PKH), tata kelola Dana Desa, hingga dinamika BUMDes dan UMKM buku ini mengekstraksi pembelajaran strategis dari keberhasilan maupun kegagalan program di tingkat akar rumput.
Dilengkapi dengan proyeksi futuristik mengenai integrasi digitalisasi, Mahadata (Big Data), dan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) dalam ekosistem pengawasan, buku ini merupakan kompas intelektual yang esensial bagi para akademisi, pembuat kebijakan, fasilitator lapangan, dan mahasiswa. Sebuah literatur yang mengembalikan muruah evaluasi: bukan sebagai instrumen penghakiman birokrasi, melainkan sebagai jalan pembebasan untuk memuliakan martabat manusia.
Penulis : Dr. Andi Syaiful Zainal, S.Sos., M.Si | La Ode Achmad Taslim, S.IP. | Ikbal Langgapulu, S.Pd. | Amir Usman, S.E. | Irmayanti, S.K.M. | Niken Mayaretno, S.IP | Halisra, S.IP.
Editor : Andi Shafa Tasyanabyla Syaiful
Halaman buku: 328
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 96.000









