Pasien dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang harus menjalani prosedur pembedahan (perioperative) menghadapi risiko komplikasi yang jauh lebih tinggi dibanding pasien umum. Fase perioperative, intra-operatif, hingga post operatif sering kali memicu kecemasan ekstrem, eksaserbasi gejala psikiatrik, hingga ketidakstabilan hemodinamik akibat interaksi obat anestesi dengan obat psikotropika. Di sinilah peran vital perawat perioperative diuji. Namun, pada kenyataannya, banyak perawat di kamar bedah umum merasa kurang percaya diri atau kekurangan kompetensi khusus dalam menangani aspek psikososial dan perilaku pasien gangguan jiwa. Evaluasi terhadap kompetensi perawat dan hubungannya dengan kualitas layanan menjadi krusial untuk menjamin keselamatan pasien (patient safety) serta perawatan yang memanusiakan manusia (humanistic care). Sinopsi ini bertujuan untuk menganalisis, menganalisis, mengevaluasi, dan memetakan tingkat kompetensi perawat perioperative dalam menangani pasien gangguan jiwa, serta mengukur dampaknya terhadap kualitas Kesehatan dan kepuasan/keamanan pasien di ruang operasi.
Penulis : Solihuddin Harahap, S.Kep, Ns, M.Kep | Dra. Indrawati, S.Kp, Ns, M.Psi | Drs. Arbani Batubara, S.Kp, Ns, M.Psi | Eqlima Elfira, S.Kep, Ns, M.Kep | Diah Lestari Nasution, S.Keb, M.Keb
Editor: Dr. Fatwa Imelda, S.Kep, Ns, M.Kep, M.Biomed
Halaman buku: 142
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 58.000









