Wilayah pesisir Madura merupakan ruang sosial-ekologis yang mempertemukan kekayaan sumber daya laut, kearifan lokal, aktivitas ekonomi, dinamika kebijakan, dan berbagai risiko lingkungan. Kehidupan nelayan kecil, petani garam, pembudidaya, buruh pengolahan, perempuan pesisir, pemuda, serta masyarakat pulau-pulau kecil berlangsung di tengah perubahan iklim, degradasi ekosistem, ketimpangan akses sumber daya, konflik pemanfaatan ruang, dan tekanan pembangunan. Kompleksitas tersebut menuntut pendekatan pengelolaan yang tidak hanya efektif secara administratif, tetapi juga adaptif, inklusif, adil, dan berkelanjutan.
Buku Manajemen Masyarakat Pesisir Madura Berbasis Kearifan Lokal: Tata Kelola Adaptif dan Keberlanjutan membahas hubungan antara masyarakat, negara, pasar, kebudayaan, dan lingkungan dalam pengelolaan wilayah pesisir. Masyarakat pesisir ditempatkan bukan sekadar sebagai penerima program pembangunan, melainkan sebagai warga negara, pemegang hak, pelaku ekonomi, pemilik pengetahuan lokal, serta mitra utama dalam pengambilan keputusan.
Pembahasan buku mencakup karakter geografis, ekologis, sosial, dan budaya pesisir Madura; transformasi kearifan lokal; kelembagaan formal dan informal; kepemimpinan lokal; kebijakan dan tata kelola multilevel; struktur penghidupan; pemberdayaan masyarakat; partisipasi dan kolaborasi; perubahan iklim; ketahanan sosial-ekologis; konflik sumber daya; serta keadilan sosial dan ekologis. Buku ini juga memberikan perhatian khusus terhadap posisi perempuan, pemuda, kelompok rentan, dan masyarakat pulau kecil dalam proses pembangunan pesisir.
Dengan mengintegrasikan perspektif administrasi publik, tata kelola kolaboratif, sistem sosial-ekologis, penghidupan berkelanjutan, keadilan lingkungan, dan tata kelola adaptif, buku ini menawarkan model pengelolaan pesisir Madura yang bertumpu pada sinergi antara kearifan lokal, ilmu pengetahuan, kapasitas pemerintah, dan agensi masyarakat. Pada bagian akhir, disajikan peta jalan implementasi jangka pendek, menengah, dan panjang sebagai dasar penguatan kelembagaan, pelayanan publik, ekonomi lokal, perlindungan lingkungan, adaptasi iklim, serta kolaborasi antardaerah.
Buku ini relevan bagi mahasiswa, dosen, peneliti, aparatur pemerintah, pemerintah desa, organisasi masyarakat, pelaku usaha, dan pemerhati lingkungan. Berakar pada realitas Madura tetapi memiliki relevansi yang lebih luas, buku ini menegaskan bahwa masa depan pesisir tidak cukup diukur melalui pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, melainkan juga melalui terjaganya ekosistem, terpenuhinya hak masyarakat, meratanya manfaat pembangunan, dan terlindunginya kehidupan generasi mendatang.
Penulis : Hasbullah, S.AP., M.Si.
Editor: Dr. Ria Kasanova, M.Pd.
Halaman buku: 486
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 125.000









