Buku Menjahit Kebaya Kutu Baru merupakan buku referensi yang disusun untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai kebaya kutu baru sebagai salah satu warisan busana tradisional Indonesia. Kebaya kutu baru tidak hanya dipandang sebagai produk busana, tetapi juga sebagai bagian dari identitas budaya yang mengandung nilai sejarah, estetika, filosofi, keterampilan, dan kearifan lokal. Ciri khas berupa bef atau lajur kain pada bagian tengah muka menjadi elemen penting yang membedakan kebaya kutu baru dari jenis kebaya lainnya.
Buku ini diawali dengan pembahasan mengenai sejarah, asal-usul, perkembangan, serta eksistensi kebaya dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Pembaca diajak memahami perjalanan kebaya dari masa kerajaan, masa kolonial, masa pergerakan nasional, periode pascakemerdekaan, hingga perkembangan kebaya pada era modern. Pembahasan tersebut menunjukkan bahwa kebaya kutu baru mampu beradaptasi terhadap perubahan zaman tanpa kehilangan karakter utama dan nilai budaya yang melekat di dalamnya.
Selain aspek sejarah, buku ini menguraikan filosofi kebaya dan makna berbagai unsur pembentuknya. Bef dipahami sebagai elemen penyambung yang dapat dimaknai sebagai simbol penyatuan dan keseimbangan, sedangkan bentuk busana yang sederhana, tertutup, dan anggun mencerminkan nilai kesopanan serta kehalusan budi. Pemahaman terhadap filosofi tersebut menjadi bagian penting agar keterampilan menjahit tidak berhenti pada kemampuan teknis, tetapi juga menumbuhkan penghargaan terhadap warisan budaya bangsa.
Aspek teknis menjadi bagian utama buku melalui pembahasan mengenai karakteristik bahan, alat dan mesin jahit, pengambilan ukuran, pembuatan pola, marker, cutting, teknik menjahit, hingga detail dan finishing. Buku juga memperkenalkan karakter berbagai bahan yang lazim digunakan dalam pembuatan kebaya, seperti brokat, organdi, katun, sutra, dan tile, beserta pertimbangan teknik penanganannya.
Penulis : Kristanti, S.Tr.Sn.,M.Sn
Halaman buku: 110
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 52.000









