//Ovarian Aging Dalam Obesitas

Ovarian Aging Dalam Obesitas

Buku ini membahas secara komprehensif hubungan antara obesitas dan percepatan penuaan ovarium (ovarian aging), sebuah fenomena di mana ovarium mengalami penurunan fungsi lebih cepat dari usia kronologisnya. Obesitas, yang mencapai proporsi epidemi global, terbukti menjadi faktor signifikan yang mempercepat penurunan cadangan folikel dan kualitas oosit. Buku ini mengupas mekanisme utama yang menghubungkan obesitas dengan ovarian aging. Salah satunya adalah gangguan metabolisme lipid yang menyebabkan penumpukan lemak di ovarium, memicu stres lipotoksik, dan meningkatkan stres oksidatif. Stres oksidatif ini merusak DNA oosit dan mengganggu perbaikan DNA, yang berdampak pada kualitas oosit dan kompetensi perkembangan embrio . Disfungsi mitokondria yang ditandai dengan peningkatan ROS juga diidentifikasi sebagai jalur kunci. Selain itu, buku ini menyoroti peran adipositokin dan inflamasi kronis tingkat rendah. Perubahan sekresi adipositokin seperti leptin, adiponektin, dan chemerin akibat obesitas mengganggu fungsi sel granulosa dan folikulogenesis. Inflamasi kronis yang sering menyertai obesitas dapat memperkuat stres oksidatif dan fibrosis ovarium sehingga mempercepat penuaan. Meskipun intervensi seperti olahraga dan diet dapat memperbaiki beberapa parameter metabolik dan kualitas oosit, buku ini menekankan bahwa kerusakan akibat obesitas mungkin tidak sepenuhnya reversibel. Buku ini merangkum strategi perlindungan potensial melalui olahraga yang menargetkan mitokondria, metabolisme lipid, dan sumbu usus-mikrobiota-ovarium , menjadikannya bacaan penting bagi peneliti dan klinisi di bidang reproduksi.

Penulis :  Bdn. Nur Anindya Syamsudi, S.Tr.Keb., M.Kes | dr. Faizatuz Azzahrah Syamsudi | Prof. Dr. Purwo Sri Rejeki, dr., M.Kes | Prof. Dr. Hendy Hendarto, dr., Sp.OG., Subsp.F.E.R | Dr. Adi Pranoto, S.Or., M.Kes

Editor :  Bdn. Nur Anindya Syamsudi, S.Tr.Keb., M.Kes

Halaman buku: 138

DOWNLOAD

PRE-ORDER | Rp 58.000